Jika seorang mendapat rumah besar, itu adalah Berkat. Tapi harus membersihkannya setiap hari itu adalah Beban.

Jika seorang mempunyai bayi, itu adalah Berkat. Tapi harus bangun tengah malam, dan merawatnya itu adalah Beban.

Jika seorang mencapai gelar sarjana tinggi, itu adalah Berkat. Tapi harus belajar dengan konsisten tiap hari, itu adalah Beban.

Dalam kehidupan, sebenarnya kita selalu ada nilai keberimbangan. Ada yang kaya, ada yang miskin. Ada yang sukses, ada yang gagal. Ada yang bahagia, ada yang nestapa. Ada yang gembira, ada yang sedih penuh air mata. Semua konteks itu setidaknya pasti pernah kita rasakan. Hanya saja, mungkin kadarnya berbeda-beda. Namun, kadang-kadang, ada pula saatnya seseorang berada di “lapisan tengah”. Ada yang mengatakan konteks tersebut dengan sebutan wilayah abu-abu, yang di antara hitam dan putih. Artinya, sebenarnya semua tak pernah mutlak. Tergantung pada sudut pandang kita, hendak memaknai apa kondisi yang kita alami saat ini.

Suatu pagi hari yang buta, terlihat seorang pemuda dengan tas di punggungnya tengah berjalan dengan tujuan mendaki ke puncak gunung yang terkenal. Konon kabarnya, di puncak gunung itu terdapat pemandangan yang sangat indah.

Ketika sampai di lereng gunung, terlihat sebuah rumah kecil yang dihuni oleh seorang kakek tua. Setelah menyapa pemilik rumah, si pemuda segera mengutarakan maksudnya. “Kek, saya ingin mendaki gunung ini. Tolong tunjukkan jalur yang paling mudah untuk mencapai ke puncak gunung.”

Penelitian yang dilakukan oleh Michael Gerber (seorang konsultan bisnis UKM) di Amerika dan Australia menemukan bahwa 96% bisnis kecil yang dimulai hari ini, gagal dalam waktu sepuluh tahun. Hal ini bukan rahasia. Bahkan Anda bisa menilai diri sendiri, dengan pengalaman pribadi Anda. Apakah Anda pernah memulai bisnis? Berapa lama bisnis Anda bertahan secara konsisten? Antara 2-5 tahun, atau 10 tahun…?

Apakah kenyataan ini akan diterima begitu saja, atau kita bisa mengalahkan mitos ini dengan berpikir lebih cermat? Apa yang dilakukan oleh pebisnis yang sukses mempertahankan bisnisnya sejak awal? Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan:

Setiap orang pasti punya kebiasaan sendiri di akhir pekan, termasuk orang-orang sukses. Mereka tahu pasti bahwa akhir pekan adalah “senjata rahasia” untuk mempersiapkan diri meraih sukses. Berikut ini 7 kebiasaan yang dilakukan orang super sukses di akhir pekan:

Alkisah, di sebuah klinik dokter spesialis anak-anak, seorang anak laki-laki bernama Jeremy sedang melakukan pemeriksaan rutin tahunan.

Sang dokter mengetuk dada Jeremy berulang kali dengan jarinya, “Apakah kamu dengar suaranya yang seperti rongga kosong?” Jeremy mengangguk.

“Nah itulah paru-paru kamu. Kamu tahu enggak, apa kira-kira isi paru-paru kamu?” tanya sang dokter.

“Isinya.. udara,” jawab Jeremy.

“Ya, betul, itu isinya udara. Pintar sekali deh, kamu Jeremy. Nah kalau yang ini suara ketukannya adalah seperti mengenai suara benda padat bukan?, Nah di rongga sebelah dalam ada jantung (heart) kamu. Apa isi jantung hatimu?”