Beradaptasi Untuk Mencapai Sukses Sejati

Putaran kehidupan layaknya sebuah roda. Kadang di atas, kadang di bawah. Hal ini sejalan dengan sebuah ungkapan bijak dalam bahasa Mandarin, cuaca berisi badai dan awan yang tak terduga; hidup manusia ada waktunya malapetaka, ada waktunya anugerah.

Perputaran itu sendiri, kadang berjalan lambat (bersifat evolusi), kadang pula berjalan sangat cepat (revolusi). Semua itu adalah keadaan yang tak bisa kita tolak. Apalagi, sejak kemajuan teknologi informasi, di mana batas antarnegara seolah “hilang” dan disatukan dalam dunia maya. Hampir semua kegiatan yang berbatas oleh jarak dan waktu, kini sudah dengan mudah tinggal klik dan kirim, maka semua bisa terselesaikan. Peluang dan tren bisnis baru pun bermunculan. Di sisi lain, banyak bisnis lama yang terpaksa gulung tikar.

Read more...

Dahulukan yang Paling Penting!

Di sebuah sekolah perniagaan, seorang guru sedang menyampaikan mata pelajaran tentang ekonomi sosial. Tidak lama kemudian, di tengah pelajaran, dengan hati-hati ia mengambil sebuah stoples (tabung kaca) lalu meletakkannya di atas meja. Dengan diikuti tatapan mata ingin tahu dari para siswanya, dikeluarkannya sekantong penuh batu dari sebuah tas, dan memasukannya satu persatu ke dalam stoples itu; sampai tidak ada lagi batu  yang bisa dimasukkan.

Sambil menegakkan badan, sang guru bertanya kepada para siswanya, “Anak-anak, apakah stoples ini sudah penuh?”

“Ya!” jawab mereka yakin.

Read more...

Hidup yang Penuh Kehidupan

Sadarkah kita hal terbesar apa yang kita miliki di dunia ini? Hidup! Ya, kesempatan untuk hidup adalah berkah yang tak bisa tergantikan oleh apa pun. Bayangkan. Kita menjadi manusia dengan mengalahkan jutaan bibit lain yang punya kesempatan sama untuk menjadi diri kita saat ini. Karena itu, dengan terlahir saja, sudah merupakan berkah yang luar biasa. Dengan menjadi manusia, kita sebenarnya telah mendapatkan “hadiah” luar biasa yang tak bisa dinilai dengan apa pun.

Sayangnya, kita sendiri yang malah sering menciderai berkah itu. Mendapat halangan sedikit saja, kita langsung menyerah. Mendapat ujian tak seberapa, segera surut langkah. Memperoleh musibah, kita sibuk mengutuk dan tak bisa berserah. Padahal, kita diciptakan dengan berjuta potensi. Dan, dengan menggali dan memaksimalkan potensi itulah, kita akan mendapatkan banyak kebaikan.

Read more...