Bencana Membawa Hikmah

Alkisah, dalam sebuah kesempatan, seorang perajin karya tradisional mengikuti sebuah ajang pameran. Untuk mengikuti pameran itu, karena harus datang ke kota dari desanya yang cukup jauh, ia harus benar-benar menguras tabungannya. Tapi, semua itu dilakukan dengan keyakinan, bahwa pameran yang biasanya didatangi oleh banyak orang akan membuat produk kerajinannya diborong pembeli.

Selama ini, ia memang hidup dari menjual kerajinan di desanya. Untuk itu, ia hidup pas-pasan karena hanya mengandalkan pembeli yang datang tak pasti. Karena itu, begitu mendengar ada kesempatan ikut pameran di kota, ia nekat. Semua hasil kerajinannya dibawa ke kota dengan harapan akan mengubah nasib setelah ikut pameran.

Sehari dua hari mengikuti pameran, pengunjung hanya datang melihat karyanya. Namun ia terus saja menanamkan keyakinan, bahwa pasti akan ada pengunjung yang membeli produknya. Tetapi, hari berganti, hingga menjelang akhir pameran, produknya tidak laris terjual. Ia pun nyaris putus asa. Sebab, jika dalam pameran itu ia gagal, ia sudah berjuang habis-habisan.

Read more...

Proses untuk Sukses

Saat ini, banyak orang yang mendambakan sukses. Tetapi, sayangnya, banyak juga yang ingin sukses secara instan dan melakukan segala cara untuk mencapai impian yang didamba. Akibatnya, sukses yang didapat pun tak cukup kokoh saat menghadapi terjangan badai kehidupan.

Sejatinya, semua pasti berproses dan perlu waktu. Layaknya manusia yang lahir tidak bisa langsung jalan. Dan, saat bisa jalan, tidak bisa pula langsung berlari. Ini sejalan dengan pengertian yang terdapat dalam judul artikel ini.

Jika ada suatu prestasi yang sepertinya didapat secepat kilat, saya yakin pasti di balik itu ada proses dan perjuangan berat, yang barangkali tidak kita ketahui. Seperti kisah miliarder muda dari usaha dunia maya—yang belakangan sering jadi inspirasi untuk mencapai kesuksesan banyak orang—mereka pun tak sehari dua hari membangun bisnisnya.

Read more...

Jangan Hidup di Masa Lalu!

Sukses kemarin tak berarti sukses hari ini. Butuh perjuangan dan kesadaran, bahwa zaman terus berubah. Sehingga, kewaspadaan ekstra di hari inilah yang akan membuat usaha maju selamanya.

Sayangnya, ada beberapa orang/pihak yang kadang tidak menyadari hal ini. Perubahan dianggap sebagai sebuah hal yang biasa. Sehingga, kewaspadaan pun jadi hal bukan menjadi perhatian utama.

Karena itu, tak jarang kita menemukan berbagai produk yang di masa lalu sangat berjaya, kini seolah hanya tinggal nama. Sebut saja merek Odol, yang kini hanya jadi sebutan untuk pasta gigi. Padahal, pada zaman dulu, merek itu sangat ternama. Ingat juga merek sepeda Federal? Model sepeda gunung yang sempat berjaya di era 80-90-an. Namun, kini, model dengan nama itu seolah menghilang entah ke mana.

Read more...