News Headlines

RI—Korsel Perkuat Pengembangan Industri

Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan menyepakati komitmen bilateral untuk memperkuat kerja sama dalam pengembangan industri kedua negara. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyatakan hal tersebut disepakati dalam forum Indonesia—Korea CEO Roundtable yang digelar di Jakarta.

“Selama ini Korea bekerja sama dengan Rusia, Jepang, dan China. Mereka ingin bersinergi dengan Asean, termasuk Indonesia,” ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam siaran pers, Kamis (9/11).

Pertemuan tersebut menghadirkan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in beserta Kamar Dagang dan Industri kedua negara. Presiden Moon beserta dunia usaha Korea Selatan menyatakan kedua negara cukup potensial saling mengembangkan beberapa industri strategis, yaitu antara lain seperti industri baja, petrokimia, pakan ternak, tekstil, dan alas kaki.

Read more...

Kemenperin tingkatkan kompetensi SDM industri mamin

Kementerian Perindustrian berperan aktif dalam peningkatan mutu produk dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) Industri yang bertujuan untuk menggenjot pertumbuhan industri maknanan dan minuman (mamin).

“Dalam rangka penyiapan SDM industri yang andal, Kemenperin telah melaksanakan berbagai program melalui penyusunan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), pengembangan lembaga pendidikan dan pelatihan, termasuk juga pengembangan pendidikan vokasi,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melalui keterangannya di Jakarta, Selasa.

Airlangga menyampaikan hal itu pada kunjungan kerja di PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk., Sragen, Jawa Tengah.

Dengan demikian, Airlangga berharap, tenaga kerja di sektor industri menjadi lebih terampil dan profesional sesuai kebutuhan dunia industri.

Read more...

Menperin jaga sektor industri jadi kontributor terbesar perekonomian

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto terus berupaya menjaga sektor industri menjadi kontributor terbesar bagi perekonomian nasional melalui sumbangan dari pajak, cukai, dan ekspor.

“Industri juga menjadi penggerak utama untuk penyerapan tenaga kerja. Oleh karenanya, optimalisasi akses pasar menjadi penting,” kata Airlangga di Jakarta, Senin.

Industri pengolahan nonmigas tumbuh 5,49 persen dengan memberikan kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada triwulan III tahun 2017 dengan mencapai 17,76 persen.

Read more...