News Headlines

Kejar Akselerasi Industrialisasi

Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Ansari Bukhari mengatakan, akselerasi industrialisasi diperlukan untuk mencapai sasaran pembangunan industri tahun 2013 sebagai bagian dari pembangunan industri nasional jangka panjang.

Percepatan ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan sektor industri sebagai katalis utama dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi (PE) nasional.

Lebih lanjut Ansari menjelaskan, akselerasi industrialisasi dilaksanakan melalui lima strategi utama, yaitu mendorong partisipasi dunia usaha dalam pembangunan infrastruktur, percepatan proses pengambilan keputusan untuk mcnyclesaikan hambatan birokrasi, reorientasi kebijakan ekspor bahan mentah dan sumber energi, mendorong peningkatan pro-duktivitas dan daya saing, serta meningkatkan integrasi pasar domestik.

Read more...

Produksi Karet Bisa Salip Thailand

INDONESIA berpotensi menyalip Thailand dan menjadi produsen karet terbesar di dunia. Pasalnya, Indonesia memiliki keunggulan dengan lahan yang lebih luas.

Ketua Umum Dewan Karet Indonesia (Dekarindo) A Aziz Pane mengemukakan hal itu di Jakarta, Senin (24/6). Menurut Aziz, Thailand sudah tidak bisa menambah luasan perkebunan karet karena lahan tidak tersedia.

Produksi karet nasional tertinggal oleh Thailand karena produktivitas perkebunan karet Indonesia lebih rendah. 'Negeri Gajah Putih' dengan bibit-bibit karet unggulan mampu menghasilkan karet lebih banyak dengan luasan lahan lebih sempit.

Read more...

Industri Hijau Hemat Energi 25 Persen

Penerapan prinsip industri hijau pada perusahaan tekstil, alas kaki, dan gula di Indonesia berhasil menghemat energi 25 persen. Sebaliknya, produktivitas perusahaan naik hingga 17 persen.

"Penerapan prinsip industri hijau juga meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan menurunkan emisi gas rumah kaca," kata Wakil Menteri Perindustrian Alex SW Retraubun dalam acara Indonesia Green Awards 2013 di Jakarta, Selasa (25/6).

Emisi gas rumah kaca di Indonesia pada tahun 2000 sebesar 1,3 juta gigagram C02 ekuivalen. Sebanyak 12,75 persen berasal dari sektor industri. Pada tahun 2009, pemerintah menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca 26 persen bila dilakukan sendiri dan 41 persen bila dilakukan dengan bantuan internasional.

Read more...