News Headlines

Faktor Penyebab AS Pasar Ekspor Utama Alas Kaki Indonesia

Amerika Serikat menjadi salah satu pasar utama produk alas kaki buatan Indonesia. Kontribusi ekspor ke Negara Paman Sam tersebut mencapai 27% dari total ekspor.

Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) mencatat selain AS, Uni Eropa juga menyumbang kontribusi besar terhadap impor sebesar 30%. Tetapi, kontribusi dari Uni Eropa terdiri dari beberapa negara, sedangkan AS merupakan satu negara.

Budiarto Tjandra, Ketua Pengembangan Sport Shoes & Hubungan Luar Negeri Aprisindo, mengatakan saat ini negara yang dipimpin Donald Trump tersebut adalah negara importir sepatu terbesar di dunia walaupun di sana juga terdapat pabrik alas kaki.

Dia menyebutkan alasan AS bisa menjadi negara pengimpor sepatu terbesar adalah faktor konsumsi, selain jumlah penduduk negara tersebut yang sebesar 325 juta jiwa.

“Rata-rata satu orang di AS membeli lebih dari 4 pasang sepatu per tahun. Selain untuk mode, juga dipengaruhi musim. Di AS terdapat 4 musim, setiap musim beda-beda sepatunya,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (12/3/2019).

Selain itu, masyarakat AS juga cenderung menggunakan sepatu yang berbeda untuk kegiatan sehari-hari. “Misalnya untuk olahraga, sepatu yang digunakan berbeda dengan yang digunakan untuk kegiatan lain,” tambahnya.

Adapun, ekspor alas kaki sepanjang 2018 tercatat senilai US$5,11 miliar, naik 4,15% dari tahun sebelumnya yang senilai US$4,91 miliar. Dari sisi pertumbuhan, industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki tumbuh 9,42% pada sepanjang 2018, naik cukup tinggi dari tahun sebelumnya sebesar 2,22%.

Produk sepatu yang dikirim ke pasar global didominasi oleh alas kaki dengan menggunakan bahan atasan (upper) dari kulit sebesar 52% dan sepatu dengan bahan upper tekstil sebesar 34%.

Sumber: https://ekonomi.bisnis.com