News Headlines

Permintaan Mobil Niaga Terus Tumbuh

Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang melambat selama tahun ini, kemungkinan tidak berdampak pada pasar kendaraan niaga. Pertumbuhan permintaan mobil niaga tahun ini diperkirakan tumbuh 5,8%.
Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian, Budi Darmadi, menuturkan produksi kendaraan niaga terus naik dari tahun ke tahun.

Read more...

Pemerintah Diminta Perketat Standar

Pelaku usaha teh nasional mengeluhkan masuknya teh impor dengan harga jauh lebih murah di Tanah Air, sehingga mengancam keberlanjutan industri perkebunan teh dalam negeri.

Ketua Asosiasi Teh Indonesia (ATI) Dede Kusdiman mengatakan ada ketimpangan tata niaga yang terjadi. Komoditas teh yang diekspor Indonesia terlebih dahulu harus melalui uji kelayakan yang ketat sementara teh impor justru bebas masuk ke dalam negeri tanpa adanya uji kelayakan keamanan produk.

"Pemerintah harus berlaku adil. Produk kami [untuk ekspor] dikenakan berbagai uji kelayakan seperti ISO 9000, ISO 22000, HACPP, RA, UTG dan sebagainya. Seharusnya produk impor juga diberlakukan persyaratan yang sama," katanya, Selasa (26/11).

Read more...

Perpanjang Insentif Industri

Pemerintah mulai menyiapkan antisipasi perlambatan ekonomi akibat keputusan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan atau BI rate dari 7,25 persen menjadi 7,5 persen. Salah satunya dengan opsi memperpanjang insentif bagi industri padat karya.

Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan, sektor nil memang akan terkena imbas kenaikan suku bunga. Industri padat karya termasuk di antaranya. Karena itu, perpanjangan insentif bisa saja dilakukan. "Kita akan review, kalau dibutuhkan terus, akan diperpanjang," ujarnya, beberapa hari lalu.

Read more...