News Headlines

Performa Industri Makanan dan Minuman Bakal Tetap Kinclong

Kementerian Perindustrian optimistis kinerja industri makanan dan minuman tetap tumbuh positif pada tahun ini.

Dirjen Industri Agro Kemenperin Panggah Susanto mengatakan momentum pemilihan kepala daerah yang berlangsung tahun ini di berbagai wilayah di Indonesia berpotensi dapat meningkatkan konsumsi produk mamin lokal.

“Trennya memang pertumbuhan industri mamin di atas 7%, dengan catatan adanya aturan atau kebijakan yang mendukung peningkatan produksi. Kami memproyeksi kinerja industri mamin tahun ini sebesar 8% hingga 9% sebagai target moderat,” ujarnya Senin (23/4/2018).

Untuk itu, lanjut Panggah, perlu dilakukan sinergi program dan kegiatan antara pemerintah dan pemangku kepentingan dalam pengembangan industri mamin nasional, mulai dari mempermudah akses bahan baku, sistem logistik dan distribusi, serta kegiatan penelitian dan pengembangan untuk menciptakan inovasi.

Read more...

Permintaan Baja Nirkarat ke AS Melesat

Permintaan baja nirkarat atau stainless steel ke Amerika Serikat meningkat tajam pada Maret 2018. Diduga, kenaikan ini disebabkan karena pemerintah Negara Paman Sam terus menghidupkan kembali industri domestik.

Seperti diberitakan sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis ekspor besi dan baja pada Maret 2018 yang meroket menjadi 35 juta ton dari 2,13 juta ton pada bulan sebelumnya. Adapun, jenis besi/baja yang mengalami kenaikan paling tinggi adalah produk setengah jadi dari stainless steel dengan penampang silang empat persegi panjang (selain bujur sangkar) dengan kode HS 72189100.

Wakil Ketua Asosiasi Perusahaan Industri Pengolahan dan Pemurnian Indonesia (AP3I) Jonathan Handojo mengatakan kenaikan permintaan stainless steel tersebut seiring dengan peningkatan harga nikel yang menjadi bahan baku produk tersebut.

Read more...

Menperin: industri otomotif Indonesia tumbuh pesat

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa industri otomotif Indonesia tumbuh pesat dengan kontribusi yang sangat signifikan pada perekonomian nasional.

"Hal ini dapat dilihat dari angka produksi kendaraan bermotor roda empat yang meningkat menjadi 1,216 juta unit pada 2017 dari 1,177 juta unit pada 2016," kata Airlangga di Jakarta, Kamis.

Menperin menyampaikan hal itu saat memberikan sambutan pada pembukaan Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2018 di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta.

Menurut Airlangga, pesatnya pertumbuhan industri otomotif juga diperkuat dengan peningkatan ekspor unit kendaraan utuh (CBU) sebanyak 231 ribu unit pada 2017 dari 194 ribu unit pada 2016.

Read more...