News Headlines

Faktor Pendongrak Ekspor Kertas dan Barang Kertas

Peningkatan kapasitas produksi bubur kertas dan kertas mendorong peningkatan ekspor kertas dan barang dari kertas sepanjang tahun lalu.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, ekspor kertas dan barang dari kertas tercatat senilai US$7,26 miliar atau naik 15,1% dari tahun sebelumnya yang senilai US$6,30 miliar. Pertumbuhan ekspor ini lebih baik dibandingkan sektor lain yang hanya tumbuh single digit, bahkan ada yang mencatatkan penurunan.

Edy Sutopo, Direktur Industri Hasil Hutan dan Perkebunan Kementerian Perindustrian, mengatakan bahwa kenaikan nilai ekspor tersebut disebabkan peningkatan kapasitas produksi dengan mulai beroperasinya pabrik baru. Salah satunya adalah pabrik PT OKI Pulp and Paper di Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan.

Read more...

Industri Mesin Tetap Berharap Proyek Infrastruktur

Industri permesinan dan perlengkapan berharap pada proyek infrastruktur pemerintah untuk mendorong pertumbuhan pada tahun ini.

Beberapa tahun belakangan ini, sektor tersebut tumbuh cukup tinggi dibandingkan sektor lainnya karena proyek pemerintah mendorong permintaan produk-produk permesinan dan perlengkapannya. Pada 2018, industri mesin dan perlengkapan tumbuh sebesar 9,49% secara tahunan (y-o-y). Angka ini melonjak dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 5,55% y-o-y.

Dadang Asikin, Ketua Umum Gabungan Industri Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia (Gamma), mengatakan pertumbuhan tersebut dipengaruhi oleh pengerjaan proyek infrastruktur.

Read more...

Jurus Pemerintah Dorong Industri Elektronika Lebih Agresif

Kementerian Perindustrian fokus menumbuhkan dan mengembangkan industri elektronika yang menghasilkan produk bernilai tambah tinggi, sehingga dapat berperan untuk substitusi impor. Langkah strategis ini dilakukan melalui berbagai kebijakan strategis sehingga terciptanya iklim usaha yang kondusif dalam mendorong industri agar semakin agresif.

“Apalagi, berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0, pemerintah telah menetapkan industri elektronika sebagai salah satu sektor manufaktur yang pionir dan diprioritaskan pengembangannya memasuki era industri 4.0,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, Kamis (21/2/2019).

Menperin menegaskan, pihaknya serius mengakselerasi peningkatan daya saing industri elektronika di Tanah Air. Fokusnya, antara lain industri elektronika dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan baku atau komponen impor.

Read more...