News Headlines

9 Cabang Industri Jadi Unggulan

Sembilan cabang industri manufaktur di Tanah Air diprioritaskan untuk dikembangkan dan menjadi unggulan untuk bersaing dalam menghadapi berlakunya Komunitas Ekonomi Asean (Asean Economic Community/AEC) akhir 2015.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Anshari Bukhari mengatakan, sembilan sektor industri yang akan terus dikembangkan dan menjadi unggulan Indonesia terdiri atas industri berbasis agro (CPO, kakao, karet), ikan dan produk olahannya, tekstil dan produk dan tekstil, alas kaki, kulit, dan barang kulit, furnitur, makanan dan minuman, pupuk dan petrokimia, mesin dan peralatannya, serta industri logam dasar, besi, dan baja.

Read more...

Kejar Akselerasi Industrialisasi

Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Ansari Bukhari mengatakan, akselerasi industrialisasi diperlukan untuk mencapai sasaran pembangunan industri tahun 2013 sebagai bagian dari pembangunan industri nasional jangka panjang.

Percepatan ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan sektor industri sebagai katalis utama dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi (PE) nasional.

Lebih lanjut Ansari menjelaskan, akselerasi industrialisasi dilaksanakan melalui lima strategi utama, yaitu mendorong partisipasi dunia usaha dalam pembangunan infrastruktur, percepatan proses pengambilan keputusan untuk mcnyclesaikan hambatan birokrasi, reorientasi kebijakan ekspor bahan mentah dan sumber energi, mendorong peningkatan pro-duktivitas dan daya saing, serta meningkatkan integrasi pasar domestik.

Read more...

Produksi Karet Bisa Salip Thailand

INDONESIA berpotensi menyalip Thailand dan menjadi produsen karet terbesar di dunia. Pasalnya, Indonesia memiliki keunggulan dengan lahan yang lebih luas.

Ketua Umum Dewan Karet Indonesia (Dekarindo) A Aziz Pane mengemukakan hal itu di Jakarta, Senin (24/6). Menurut Aziz, Thailand sudah tidak bisa menambah luasan perkebunan karet karena lahan tidak tersedia.

Produksi karet nasional tertinggal oleh Thailand karena produktivitas perkebunan karet Indonesia lebih rendah. 'Negeri Gajah Putih' dengan bibit-bibit karet unggulan mampu menghasilkan karet lebih banyak dengan luasan lahan lebih sempit.

Read more...