News Headlines

Kemperin Targetkan Industri Logam Tumbuh Hingga 9,8%

Kementerian Perindustrian (Kemperin) optimistis industri logam bisa tumbuh 9,8% di tahun ini. Pemicunya adalah pertumbuhan permintaan dan investasi di sektor logam. Salah satu contohnya adalah PT Krakatau Posco. MS Hidayat, Menteri Perindustrian berharap pabrik baja tersebut akan berdampak positif bagi kebutuhan bahan baku industri logam. "Kita bisa mensubstitusi sebagian kebutuhan baja impor," ujar MS Hidayat akhir pekan lalu.

Read more...

Krisis Mereda, Ekspor Makanan Melonjak

Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi), Franky Sibarani, menargetkan ekspor makanan dan minuman nasional akan meningkat minimal 10 persen pada tahun ini. Kenaikan ekspor terjadi setelah perekonomian negara maju, yang sebelumnya terkena krisis, berangsur pulih. "Terutama Amerika Serikat," kata dia kepada Tempo.

Franky memperkirakan ekspor makanan minuman naik dari US$ 5 miliar (Rp 60 triliun) pada 2013 menjadi US$ 5,6 miliar (Rp 67,2 triliun). Selain Amerika, kata Franky, kenaikan permintaan ekspor diharapkan terjadi dari Malaysia, Filipina, dan Singapura. Potensi pendapatan pelaku industri dari ekspor juga semakin besar seiring melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika.

Read more...

Industri Minuman Ringan Ditaksir Tumbuh 2,6%

Industri minuman ringan berkarbonasi (minuman non alkohol) diprediksi tumbuh 2,6% tahun ini.Level pertumbuhan itu sama seperti 2013.

Direktur Industri Minuman dan Tembakau Ditjen Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Enny Ratnaningtyas mengatakan, pertumbuhan itu lebih rendah dibanding industri minuman secara keseluruhan yang tahun lalu mencapai 11%. Jumlah itu lebih tinggi dibanding 2012 sebeasr 8%.

Read more...