News Headlines

Industri Kemasan Harus Memiliki Standar

Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Alex SW Retraubun Industri kemasan harus memiliki standar untuk menjaga kualitas dan meningkatkan daya saing dalam menghadapi pasar bebas, khususnya di ASEAN.

"Industri kemasan juga harus memiliki standar. Intinya, semua hasil produksi dalam negeri harus memiliki standar untuk meningkatkan daya saing," katanya di sela-sela pameran kemasan, di Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan perhatian terhadap standar dan kualitas pada kemasan sangat penting, karena kemasan merupakan awal penilaian konsumen terhadap suatu barang dan menarik mereka untuk membeli.
Industri kemasan, lanjut dia, selama ini didorong oleh pertumbuhan industri makanan dan minuman, farmasi, maupun barang kebutuhan konsumen lainnya.

Read more...

Dolar Menguat, Industri Mebel Naikkan Target Pertumbuhan Ekspor Jadi 8%

Pelaku industri mebel dan kerajinan di Tanah Air menaikkan target pertumbuhan ekspor tahun ini menjadi 8%, sejalan dengan penguatan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah.

Semula, ekspor industri mebel dan kerajinan tahun ini ditargetkan bisa tumbuh 11,5% dibandingkan dengan tahun lalu.

Namun, akibat negara-negara tujuan utama ekspor mebel dan kerajinan Indonesia seperti di Eropa dan Amerika masih membenahi kondisi ekonominya, target pertumbuhan itu dikoreksi menjadi 5%.

Read more...

Mobil Murah: Produksi Komponen Didorong ke IKM Lokal

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperidag) Jawa Barat mengharapkan industri kecil dan menengah (IKM) komponen otomotif di kawasan ini aktraktif menyusul dipasarkannya mobil murah atau Low Cost Green Car (LCGC).

Kepala Disperindag Jabar Ferry Sofwan mengemukakan kebijakan mobil murah terdampak positf bagi pasar IKM komponen otomotif lokal yang mayoritas selalu direbut pasar impor.

"Suku cadang sepeda motor tidak semuanya menggunakan produk impor. Masyarakat banyak juga yang memanfaatkan komponen otomotif lokal," katanya Minggu (22/9/2013).

Read more...