News Headlines

Pertumbuhan Industri Makanan & Minuman Dorong Permintaan Kemasan

Permintaan plastik dalam negeri ikut terkerek pertumbuhan industri makanan dan minuman.

Fajar Budiyono, Sekjen Asosiasi Industri Aromatik Olefin dan Plastik Indonesia (Inaplas), mengatakan hingga April permintaan produk plastik hilir meningkat, terutama didorong oleh permintaan dari produsen makanan dan minuman menjelang puasa dan Lebaran. Dengan kenaikan permintaan tersebut, produsen plastik pun juga mulai menggenjot produksinya.

"Permintaan sudah mulai bagus, ada peningkatan. Apalagi industri makanan dan minuman tahun ini lebih optimistis dibandingkan dengan tahun lalu," ujarnya Rabu (2/5/2018).

Fajar berharap daya beli masyarakat terus membaik dan tidak terpengaruh oleh penguatan dolar Amerika Serikat terhadap rupiah. Dari sisi pemerintah, Fajar berharap kebijakan yang akan diluncurkan tidak memberatkan industri pengguna.

Read more...

Investasi Manufaktur Kuartal I/2018 Capai Rp62,7 triliun

Realisasi investasi sektor manufaktur sepanjang kuartal I/2018 senilai Rp62,7 triliun.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi tersebut terdiri dari penanaman modal dalam negeri senilai Rp21,4 triliun dan penanaman modal asing senilai US$3,1 miliar. Apabila dibandingkan dengan realisasi pada periode yang sama pada tahun sebelumnya, maka realisasi pada 3 bulan pertama tahun ini lebih rendah.

Pada kuartal I/2017 realisasi investasi sektor manufaktur mencapai Rp70,2 triliun yang terdiri dari PMDN senilai Rp27,2 triliun dan PMA senilai US$3,2 miliar.

Azhar Lubis, Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM, mengatakan kendati lebih rendah dibandingkan dengan realisasi pada tahun lalu, sektor manufaktur bukan berarti sedang dalam kondisi yang tidak baik. Dia menilai hal tersebut disebabkan sektor lain yang tumbuh lebih cepat.

Read more...

Ekspor Komponen Otomotif Melesat

Kementerian Perindustrian mengungkapkan ekspor dalam bentuk komponen otomotif mengalami peningkatan yang sangat signifikan mencapai 1200% pada 2017 yang jumlahnya mencapai 81 juta pieces komponen.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengungkapkan pihaknya terus mendorong reorientasi industri otomotif di dalam negeri sebagai upaya menjadikan Indonesia basis produksi untuk tujuan pasar ekspor, selain mampu memenuhi kebutuhan permintaan domestik.

“Peningkatan dan perkembangan dari industri otomotif di Indonesia akan memberikan pengaruh besar bagi kegiatan sektor ekonomi lainnya,” kata Menperin dalam siaran pers, Kamis (26/4).

Menperin menyebutkan, beberapa pencapaian positif dari kinerja industri otomotif di Tanah Air, antara lain adalah total ekspor kendaraan dalam keadaan utuh (completely build up/CBU) pada tahun 2017 sebesar 231.000 unit atau mengalami peningkatan 20% dibanding tahun sebelumnya.

Read more...