News Headlines

Industri Manufaktur Tumbuh 4,5% Kuartal I/2018

Industri pengolahan mencatatkan pertumbuhan pada sebesar 4,5% pada kuartal I/2018, lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun sebelumnya di angka 4,28%. Sektor manufaktur masih memberikan kontribusi terbesar dengan mencapai 20,27% terhadap perekonomian nasional.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan pertumbuhan tersebut karena didukung dari peningkatan produksi baik di sektor skala besar maupun industri kecil dan menengah (IKM). Selain itu, pertumbuhan juga didukung oleh kenaikan ekspor untuk komoditas non migas.

Airlangga menyebutkan, pada periode kuartal I/2018, industri pengolahan non migas tumbuh sebesar 5,03%, meningkat dibanding periode yang sama tahun 2017 sekitar 4,8%.

Read more...

Kementerian Perindustrian Terus Dongkrak Daya Saing IKM

Kementerian Perindustrian terus mendongkrak daya saing industri kecil dan menengah, termasuk dengan pelatihan mengemas produk.

Eddy Siswanto, Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian, menuturkan selama ini pihaknya juga telah aktif dalam peningkatan kualitas produk UMKM, salah satunya melalui balai besar yang terdapat di beberapa provinsi. Selain itu, Kemenperin juga memiliki rumah kemasan sebanyak 24 unit yang memberikan pelatihan bagi pelaku UMKM agar mampu mengemas produk sesuai standar pasar.

"Kami juga telah meluncurkan e-smart IKM dengan menggandeng market place yang ada," katanya.

Dalam program bersama tujuh kementerian/lembaga lain ini, Kemenperin bertugas untuk meningkatkan manajemen keuangan dan pengadaan alat produksi, revitalisasi bangunan, pendampingan, bimtek, sosialisasi dan komunikasi, serta memfasilitasi sarana prasarana dan pasokan bahan baku.

Read more...

Pemerintah Dorong Investasi di Industri Plastik dan Karet

Kementerian Perindustrian terus berupaya menarik lebih banyak investasi industri plastik dan karet di dalam negeri, mulai dari sektor hulu sampai hilir.

Peningkatan investasi di kedua sektor tersebut diharapkan memperkuat struktur industri dan mendongkrak nilai tambah serta mengurangi bahan baku impor.

“Industri plastik dan karet merupakan backbone yang sangat terkait dengan industri-industri lain sehingga dapat menopang pembangunan nasional,” kata Sekjen Kemenperin Haris Munandar dalam keterangan resmi, Rabu (2/5/2018).

Haris mengatakan dalam menarik investor pemerintah telah mengeluarkan berbagai program dan kebijakan strategis dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif serta memberikan kemudahan untuk beragam perizinan. Salah satu contohnya adalah pemberian insentif bagi industri padat karya berorientasi ekspor serta industri yang mengembangkan inovasi dan vokasi.

Read more...