News Headlines

Menperin pacu ekspor industri otomotif

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memacu ekspor dari industri otomotif karena memiliki kapasitas lebih.

“Saat ini, industri otomotif kita punya kapasitas 2 juta unit per tahun, sementara untuk kebutuhan domestik 1,1 juta unit, dan ekspor 300 ribu unit, maka sisanya bisa dimanfaatkan untuk menambah ekspor,” kata Menperin di Jakarta, Selasa.

Terkait hal itu, Kementerian Perindustrian telah membahas dengan Kementerian Keuangan untuk memperbaiki struktur Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Read more...

Industri makanan dan minuman akan tumbuh 8%-9% tahun ini

Kementerian Perindustrian memasang target pertumbuhan sektor industri agro sebesar 7,10% pada tahun 2019, lebih tinggi dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu sekitar 6,93%.

Kinerja sektor industri agro diproyeksi terdongkrak karena adanya lonjakan dari permintaan domestik pada momentum pemilihan umum (pemilu), seperti produk makanan dan minuman.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Industri Agro Kemperin Achmad Sigit Dwiwahjono menjelaskan di tahun politik ini, ada beberapa sektor yang bakal meraih peluang besar, di antaranya industri makanan dan minuman (mamin) .Pada kuartal III-2018, industri agro mencatatkan pertumbuhan 7,23% secara tahunan.

Read more...

Menperin: Manufaktur Indonesia tengah ekspansif

Indeks manajer pembelian (Purchasing Managers’ Index/PMI) sepanjang tahun 2018 yang rata-rata berada pada level di atas 50 atau menandakan sektor manufaktur tengah ekspansif.

Industri manufaktur di Indonesia masih menunjukkan hasrat untuk terus meningkatkan produktivitas dan perluasan usaha guna dapat memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor.

"Artinya, dari capaian tersebut, para investor di sektor industri melihat bahwa Indonesia telah mampu mengelola ekonomi melalui norma baru. Upaya ini sejalan dengan tekad pemerintah menciptakan iklim usaha yang semakin kondusif," kata Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto lewat keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Read more...