News Headlines

Manufaktur Indonesia pada Agustus 2018 Melejit, Tertinggi dalam 2 Tahun TerakhirManufaktur Indonesia pada Agustus 2018 Melejit, Tertinggi dalam 2 Tahun Terakhir

Laju pertumbuhan industri manufaktur dalam negeri kembali menggeliat pada Agustus 2018, setelah pada bulan sebelumnya hanya mencatatkan kenaikan tipis.

Berdasarkan Nikkei Indonesia Manufacturing Purchasing Managers’ Index (PMI), indeks pada bulan kedelapan tahun ini berada di angka 51,9 atau naik dibandingkan Juli yang sebesar 50,5. Pada bulan sebelumnya, PMI hanya naik tipis dari 50,3 ke 50,5.

Data indeks di atas 50 menunjukkan peningkatan, sedangkan di bawah 50 mengindikasikan penurunan.

Read more...

Genjot ekspor, Kemenperin rencanakan revitalisasi mesin industri makanan dan minuman

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) merencanakan program revitalisasi mesin industri makanan dan minuman untuk menggenjot pelaksanaan Program Making Indonesia 4.0, di mana industri ini menjadi salah satu pionir dalam penerapannya.

"Kami ingin ada revitalisasi mesin industri makanan dan minuman jika anggarannya memungkinkan, karena industri ini kan sebagai percontohan untuk menerapkan Industri 4.0," ungkap Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kemenperin, Abdul Rochim, di Yogyakarta, Kamis.

Rochim menyampaikan, mekanisme revitalisasi dilakukan dengan cara memberikan subsidi terhadap pembelian mesin industri makanan dan minuman dengan nilai tertentu. Pemerintah akan membayarkan sebagian dari harga mesin tersebut.

Read more...

Semester I investasi industri tembus Rp122 triliun

Jumlah penanaman modal dari kelompok manufaktur sepanjang semester I 2018 mencapai Rp122 triliun, yang diperoleh dari 10.049 proyek atau menyumbang 33,6 persen dari total nilai investasi sebesar Rp361,6 triliun.

"Kami aktif mendorong masuknya investasi di sektor industri. Melalui pembangunan pabrik, tentunya membawa multiplier effect bagi perekonomian nasional seperti peningkatan pada nilai tambah bahan baku dalam negeri, penyerapan tenaga kerja, dan penerimaan devisa," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melalui keterangannya di Jakarta, Selasa.

Kementerian Perindustrian mencatat, sepanjang semester I-2018, penanaman modal dalam negeri (PMDN) dari sektor industri berada di angka Rp46,2 triliun. Sedangkan, penanaman modal asing (PMA) dari sektor industri mampu menembus hingga 5,6 miliar dolar AS atau Rp75,8 triliun.

Read more...