News Headlines

Kejar Target Ekspor, Industri Alas Kaki Kebut Produksi

Menjelang Ramadan, pelaku industri alas kaki menggenjot produksi untuk memenuhi target pengiriman ke pasar global.

Firman Bakri, Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo), mengatakan produsen alas kaki meningkatkan jam kerja pada Februari dan Maret untuk mengejar target ekspor.

“Kan ada pengurangan jam kerja, sehingga selama Februari dan Maret tambah jam kerja produksi. Dengan penambahan jam kerja akan ada penambahan produksi,” ujarnya Senin (29/4/2019).

Walaupun selama bulan puasa dan Lebaran terdapat pengurangan jam kerja, Firman mengatakan pabrikan tetap berupaya bekerja sesuai target. Perusahaan bakal bernegoisasi dengan karyawan agar bersedia menambah jam kerja. Pabrikan pun harus siap untuk membayar uang lembur.

Read more...

Ramadan, Kinerja Industri Mamin & TPT Bakal Melejit

Momentum pemilihan umum dan Ramadan diperkirakan bakal memacu kinerja industri makanan dan minuman (mamin) serta tekstil dan produk tekstil (TPT) pada semester I/2019.

“Kami meyakini, konsumsi produk-produk sektor industri itu semakin meningkat, terutama di pasar domestik. Hal ini seiring pelaksanaan Pemilu dan masuknya bulan Ramadan,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Haris Munandar dalam siaran pers, Senin (29/4/2019).

Kemenperin mencatat, sepanjang tahun 2018, pertumbuhan industri TPT sebesar 8,73% sedangkan industri mamin 7,9%. Capaian ini melampaui pertumbuhan ekonomi pada tahun lalu sebesar 5,17%.

Read more...

Industri kemasan kaca farmasi tambah kapasitas, Menperin optimistis ekspor meningkat

Pengembangan industri kemasan kaca untuk alat-alat farmasi dan kesehatan masih punya peluang lebar. Berdasarkan Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) tahun 2015-2035, industri tersebut menjadi sektor prioritas karena guna memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri, menjadi substitusi impor, dan mampu berdaya saing di kancah internasional.

“Di samping itu, Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2016 tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan mengamanatkan bahwa untuk mendukung percepatan pengembangan industri farmasi dan alat kesehatan, antara lain dengan meningkatkan daya saing industri di dalam negeri dan ekspor,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada Peresmian Pengoperasian Mesin AK 2000 (Top Line Production) PT Schott Igar Glass di Cikarang, Rabu (24/4).

Menperin mengemukakan, peluang pengembangan industri kaca alat-alat farmasi dan kesehatan masih sangat terbuka, termasuk untuk memperbesar pasar dalam negeri. Hal ini ditopang dengan tumbuhnya industri farmasi, produk obat kimia dan obat tradisional sebesar 4,46% pada tahun 2018.

Read more...