News Headlines

Ini Sektor-Sektor yang Jadi Andalan Pacu Ekspor Manufaktur

Kementerian Perindustrian memacu sektor-sektor yang memiliki kapasitas lebih untuk meningkatkan ekspor industri manufaktur.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, ekspor industri pengolahan non migas menunjukkan tren kenaikan sejak 2015, yaitu senilai US$108,60 miliar menjadi US$110,50 miliar pada tahun selanjutnya. Pada 2017, ekspor kembali meningkat menjadi US$125,10 miliar dan pada tahun ini diproyeksikan tumbuh 4,51% menjadi US$130,74 miliar. Saat ini, ekspor produk industri memberikan kontribusi sebesar 72,28% dari total nilai ekspor.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan pihaknya ingin memacu industri yang memiliki kapasitas berlebih supaya ekspor semakin meningkat sehingga diharapkan mampu memperbaiki neraca perdagangan. Salah satu sektor yang memiliki kapasitas lebih adalah industri otomotif.

Read more...

Industri air minum dalam kemasaan (AMDK) berupaya perluas pasar

Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) memiliki tingkat persaingan yang ketat. Terlebih, tahun depan merupakan tahun politik yang diyakini akan mempengaruhi sektor bisnis ini.

Toto Surcatono, Direktur Penjualan & Distribusi PT Sariguna Primatirta Tbk mengatakan, penjualan AMDK hingga saat ini cukup beragam. Ada beberapa yang mengalami pelonjakan 30%-40 %. Akan tetapi ada yang mengalami penurunan yang siginifikan.

"Tapi berdasar info dari Aspadin (Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasaan Indonesia), jika diakumulasikan, industri AMDK saat ini masih mengalami pertumbuhan sekitar 8%," katanya, Selasa (18/12).

Read more...

Industri Pulp and Kertas masih bertumbuh 5% di 2019

Tahun depan industri pulp dan kertas diperkirakan masih bisa naik. Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) menilai permintaan global maupun domestik masih terus meningkat

Ketua Umum Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) Aryan Warga Dalam menjelaskan industri pulp dan kertas masih bisa tumbuh 5% pada tahun depan. Hal ini mengingat kapasitas produksi pulp dan kertas masih meningkat dan juga adanya permintaan kertas untuk pemilu.

"Untuk pemilu kebutuhannya bisa capai 100 ribu ton dengan berbagai jenis kertasnya. Tentu ini lebih banyak dibandingkan dengan Pemilu 2014 lalu," kata Aryan Jumat akhir pekan lalu.

Read more...