News Headlines

Industri Air Minum dalam Kemasan Masih Menarik Bagi Investor

Industri air minum dalam kemasan dinilai masih atraktif dengan aksi korporasi yang dilakukan salah satu produsen baru-baru ini.

Diberitakan sebelumnya, produsen AMDK yang berbasis di Jawa Timur, PT Sariguna Primatirta Tbk. mengakuisisi merek Super O2 serta membeli aset produksi air minum dari PT Triusaha Mitraraharja (Tudung Group). Aset produksi air minum yang diakuisisi berupa mesin dan peralatan serta aset terkait lainnya dengan kapasitas 20 juta liter air minum per tahun.

Rachmat Hidayat, Ketua Asosiasi Asosiasi Pengusaha Air Minum Dalam Kemasan (Aspadin), menilai keputusan untuk akuisisi tersebut menyiratkan ada optimisme dari pelaku industri AMDK.

Read more...

Produsen semen bidik penjualan di pasar ekspor

Untuk meningkatkan utilisasi produksi, produsen semen mulai membidik pasar ekspor. Hal ini mengingat adanya kelebihan kapasitas (overcapacity) di dalam negeri.

Data Asosiasi Semen Indonesia (ASI), penjualan semen pada 2018 mencapai 75,2 juta ton, naik 8,6% dibanding tahun sebelumnya. Sebanyak 69,51 juta ton merupakan penjualan di pasar domestik dan 5,7 juta ton dari pasar ekspor.

Sepanjang 2018, konsumsi semen di dalam negeri hanya tumbuh 4,9% menjadi 69,51 juta ton. Adapun ekspor semen nasional pada 2018 menjadi 5,7 juta ton atau naik dibanding tahun sebelumnya sebesar 2,9 juta ton.

Read more...

Kemenperin: kebutuhan gula naik, kinerja industri makanan dan minuman tumbuh

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memproyeksi kebutuhan gula kristal rafinasi (GKR) untuk sektor industri makanan dan minuman serta industri farmasi naik sebesar 5-6 persen per tahun.

Peningkatan ini mengikuti pertumbuhan kedua sektor industri tersebut yang mampu di atas tujuh persen per tahun.

"Pada periode Januari-September 2018, industri makanan dan minuman tumbuh mencapai 9,74 persen, sedangkan industri farmasi tumbuh 7,51 persen pada kuartal I tahun 2018. Kami pun memproyeksi pertumbuhan kedua sektor itu mampu di atas 7-8 persen pada tahun 2019," kata Plt Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono lewat keterangannya di Jakarta, Selasa.

Read more...