News Headlines

Manufaktur Diproyeksi Tumbuh di Kisaran 4%-4,9% pada 2019

Indef memperkirakan industri manufaktur tumbuh di kisaran 4%-4,9% pada tahun depan seiring dengan potensi kelanjutan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Bhima Yudhistira, ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), mengatakan pertumbuhan manufaktur pada 2019 berpotensi lebih rendah dibandingkan dengan target pertumbuhan ekonomi yang dipatok pemerintah sebesar 5,3%.

“Pertumbuhan manufaktur tertahan pelemahan kurs rupiah yang membuat biaya produksi khususnya bahan baku dan barang modal meningkat,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (20/09).

Read more...

Ekspor Tekstil pada 2019 Ditargetkan Naik 11% Menjadi US$15 Miliar

Kementerian Perindustrian menargetkan ekspor tekstil dan produk tekstil (TPT) mencapai US$15 miliar pada 2019.

Target ekspor ini naik 11% dibandingkan target 2018. Pada tahun ini produk TPT ditargetkan menyumbang pendapatan ekspor US$13,5 miliar dengan serapan tenaga kerja 2,95 juta orang.

"Sedangkan di 2019 dapat menyerap tenaga kerja hingga 3,11 juta orang," kata Airlangga dalam keterangan tertulis, Selasa (18/9/2018).

Dia menyebutkan industri TPT merupakan sektor padat karya. Pada 2017 realisasi ekspor telah menyentuh angka US$12,58 miliar atau tumbuh 6% dibanding 2016.

Read more...

Hal Ini Menjadi Pemicu Ekspor Produk Semen Indonesia Melonjak 50%

Ekspor semen dan clinker Semen Indonesia Group tumbuh lebih dari 50% pada Agustus 2018.

Dari data yang dirilis, holding semen milik negara tersebut mencatatkan ekspor sebesar 359.827 ton, naik 67,03% secara tahunan.

Sebagian besar, produk semen dan clinker dikirim ke negara-negara Asia Tenggara, seperti Maladewa dan Srilangka. Selain itu, Semen Indonesia Group juga mengirim produk ke Australia dan Timor Leste.

Agung Wiharto, Corporate Secretary Semen Indonesia, mengatakan saat ini tidak hanya Indonesia saja yang mengalami kelebihan pasokan semen, tetapi juga negara Asia Tenggara lainnya, seperti Thailand dan Vietnam.

Read more...