Kemenperin Terus Dorong Ekspor IKM

Kementerian Perindustrian terus berupaya meningkatkan ekspor industri kecil menengah (IKM).

Gati Wibawaningsih, Direktur Jenderal IKM Kemenperin, mengatakan beberapa program yang dilakukan untuk meningkatkan ekspor IKM antara lain memberikan bantuan bimbingan teknis terkait produksi dan pelatihan peningkatan dari sisi kemasan. Selain itu, Kemenperin juga menyediakan fasilitas restrukturisasi permesinan untuk IKM.

Gati mencontohkan salah satu produk IKM dari Bantul yang berpotensi besar menembus pasar ekspor adalah tepung pisang yang bebas gluten. Saat ini, produksi tepung pisang masih menggunakan mesin manual.

"Nanti akan diberikan bantuan untuk otomatisasi, bisa melalui program restrukturisasi mesin supaya produsinya bertambah karena bahan bakunya murah," ujarnya di Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Read more...

Pelaku Industri Tetap Optimistis

Pelaku industri terus meyakini iklim bisnis dalam negeri masih positif dan tidak terpengaruh oleh peristiwa teror di beberapa kota.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyatakan bagi investasi, kepastian hukum dan keamanan memang diperlukan. Selepas kejadian teror yang terjadi sejak Minggu (13/5/2018), pelaku industri masih memandang kondisi di Indonesia belum mengkhawatirkan.

"Kami berbicara dengan pelaku industri seluruhnya masih positif," ujarnya di Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Airlangga meyakinkan seluruh komponen masyarakat, termasuk pelaku industri, tidak boleh terkena imbas dari kejadian teror tersebut. Menurutnya, aksi teror bertujuan mengganggu stabilitas suatu negara, salah satunya kegiatan investasi dan bisnis.

Read more...

Belanda Jadi Pintu Masuk Ekspor Produk Manufaktur

Pemerintah mengincar Belanda sebagai pintu masuk produk manufaktur Indonesia ke Eropa.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menuturkan produk unggulan yang disiapkan masuk ke pasar Eropa melalui perjalanan langsung Indonesia-Belanda adalah minyak kelapa sawit dan produk turunannya.

"Ini tergantung dari perkembangan produknya itu sendiri. Komoditas ini harapannya, seperti CPO, tidak lagi dihambat," kata Airlangga melalui keterangan tertulis, Rabu (16/5/2018).  

Produk lain yang disiapkan untuk langsung dikapalkan ke Eropa adalah tekstil dan produk tekstil serta alas kaki. "Apalagi untuk daya saing produk alas kaki kita sudah masuk nomor enam di dunia, sehingga potensinya besar untuk perluasan pasar ekspor," kata Airlangga.

Read more...