Produk tekstil, kulit dan alas kaki nasional dinilai mampu bersaing dengan barang impor.

Hal itu ditegaskan Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil Kementerian Perindustrian Muhammad Khayam di sela-sela pembukaan Pameran tekstil, kulit & alas Kaki bertajuk Branding Nasional Kualitas Internasional, Selasa (22/10/2019).

Dia menjelaskan produk-produk nasional itu bisa menjadi pilihan bagi masyarakat sebab kualitasnya tidak kalah dengan produk luar negeri.

"Produk-produk itu bisa menjadi subtitusi impor," ujarnya.

Oleh karena itu, Khayam mengatakan Kemenperin berupaya untuk terus mempromosikan produk tekstil, kulit dan alas kaki hasil karya pelaku usaha lokal. Salah satunya melalui pameran tahunan untuk produk-produk tersebut.

Pada 2019, jelasnya, pihaknha menyelenggarakan pameran itu di Gedung Kemenperin, Jakarta, pada 22-25 Oktober 2019. Perelatan itu diikuti oleh 48 perusahaan dalam negeri.

Bila dirincikan, maka pesertanya terdiri dari 21 perusahaan tekstil, 8 produsen alas kaki, 14 produsen kulit dan produk turunannya, serta berbagai macam produsen lain, seperti karpet dan asesoris rumah tangga.

"Seluruhnya untuk pasar ekspor dan dalam negeri yang kualitasnua tidak kalah dengan produk impor."

Khayam menambahkan gelaran ini juga akan menyajikan focus group discussion yang membahas isu terkait dukungan pemerintah untuk memacu produsen tekstil, alas kaki dan kulit.

Sumber: https://ekonomi.bisnis.com